Walikota Bandung Bikin Aturan Berbeda Soal Jam Masuk Sekolah

Bekasi, ForumJabar.com–Walikota Bandung, Muhammad Farhan membuat aturan berbeda soal jam masuk sekolah. Farhan memutuskan jam masuk sekolah SD adalah pukul 07.30 WIB dan jam masuk SMP pukul 07.00 WIB.

Sementara untuk jam masuk SMA, Farhan mengikuti keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yakni, pukul 06.30 WIB.

Farhan beralasan, untuk jenjang pendidikan SD dan SMP merupakan kewenangan Walikota atau Bupati. Sedangkan untuk jenjang SMA merupakan kewenangan Gubernur.

Sehingga Farhan menyatakan, tetap mengikuti kebijakan Gubernur untuk jenjang sekolah tingkat SMA, yakni masuk sekolah pada pukul 06.30. 

Keputusan menurut Farhan punya alasan kuat, yakni untuk membagi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Kota Bandung.

“Jadi kita pecah, ini bagian dari upaya agar traffic-nya enggak numpuk, jadi kita pecah supaya Bandung enggak terlalu macet saat pagi-pagi,” ujar Farhan di Kota Bandung, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, dengan jam masuk sekolah yang berbeda antara SD, SMP, dan SMA tersebut, maka tingkat kemacetan di Kota Bandung saat pagi hari bisa terurai.

Sebelumnya, kemacetan yang menjadi pemandangan Kota Bandung sempat mencuat dan mendapat perhatian khalayak. 

Warga Kota Bandung mengeluhkan hal ini di sejumlah platform media sosial. Mereka menyebut, kemacetan Kota Bandung terutama di pagi dan sore hari semakin parah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat menanggapi hal tersebut dengan menyatakan kemacetan Kota Bandung disebabkan banyaknya lampu merah.

Kita lagi membuat analisis tentang traffic light. Karena traffic light itu justru bikin macet. Bisa enggak ke depan sih traffic light itu membuat menjadi lancar,” kata Dedi di Gedung Sate, Jumat (11/7/2025).

Menurutnya, penempatan dan pengaturan waktu lampu lalu lintas di sejumlah titik di Kota Bandung dinilai belum akurat. “Kan bisa jadi ini penghitungan yang di sini, yang di sana belum tepat. Nah, ini kita lagi ngitung nih biar tepat,” kata Dedi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *