Bekasi, ForumJabar.com--Hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, telah terjadi tiga kali aksi maling motor di Telajung. Untungnya, dua dari tiga kali pencurian itu berhasil digagalkan warga.
Aksi pertama terjadi pada Selasa (15/7/2025) di depan sebuah toko sepatu/sandal di Kompleks Perumahan Graha Asri Residence, Telajung. Satu unit motor jenis honda Scoopy berhasil digondol maling hanya dalam waktu singkat.
Dalam rekaman CCTV warga, terlihat pelaku yang mengenakan jaket berwarna hijau dan helm hitam mencongkel kunci motor dengan letter T. Aksi tersebut hanya berlangsung dalam waktu empat detik. Setelah berhasil menyalakan motor, pelaku langsug kabur ke arah gerbang belakang perumahan.
Aksi yang sama terjadi dua minggu kemudian, tepatnya pada Selasa (29/7/2025) di lokasi yang juga berdekatan dengan peristiwa pertama.
Aksi kali ini terjadi di depan toko pakaian pada siang hari. Namun pencurian dapat digagalkan oleh salah seorang warga yang memergoki pelaku. Saat dipergoki, pelaku sudah berhasil membongkar kunci motor.
Namun salah satu warga yang keluar toko melihat aksi tersebut dan langsubg berteriak sehingga maling motor panik dan kabur.
“Alhamdulillah motornya selamat, di waktu yang tepat Azizah anaknya pak Paimin keluar dan melihat maling yg sedang beraksi dan malingnya tunggang langgang kabur,” ujar salah satu warga.
Hanya berselang empat hari kemudian, maling motor kembali beraksi di Telajung. Kali ini terjadi di halaman SDN 03 Telajung, pada Jumat (1/8/2025) pagi.
Aksi ini bahkan tergolong nekat lantaran pelaku berani membuka pagar sekolah yang tertutup. Pelaku berjumlah dua orang, dimana satu orang bertindak sebagai eksekutor dan satu orang lagi menunggu di pinggir jalan.
BACA JUGA :
Ini Alasan Suryadharma Ali Dimakamkan di Mariuk Cikarang
Dalam rekaman CCTV milik sekolah, terlihat pelaku memakai jaket hitam, helm hitam, dan celana berwarna krem. Sedangkan rekannya mengenakan pakaian serba hitam.
Saat pelaku berhasil mencongkel kunci motor, dua orang ibu-ibu yang merupakan wali murid melihat aksi itu dan langsung mengejar pelaku. Pelaku kemudian meninggalkan motor curiannya, dan kabur.
Maraknya maling motor di Telajung membuat warga resah. Sejumlah imbauan terus dilakukan oleh para pengurus RT dan RW di Telajung agar warga selalu waspada terhadap aksi curanmor ini.
Warga diminta untuk memastikan bahwa kendaraan bermotor selalu dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan.
Selain itu, pemilik kendaraan juga diharapkan tidak mengabaikan kendaraan yang berada di luar.
“Saat kita sedang di warung, toko, atau di supermarket, sesekali kendaraan harus ditengok. Jangan dibiarkan seolah tidak terjadi apa-apa,” ujar salah satu warga.

