Bekasi, ForumJabar.com–Setelah sempat tutup satu hari karena kisruh internal, Kebun Binatang (Bunbin) Bandung telah kembali buka pada Jumat (4/7/2025).
Sejumlah pengunjung juga terlihat sudah banyak yang datang sejak pagi hingga siang hari untuk berlibur di momen libur sekolah ini.
Humas Bandung Zoo dari Yayasan Margasatwa Tamansari Sulhan Syafi’i menyampaikan, di masa libur sekolah ini tarif tiket masuk Kebun Binatang Bandung adalah Rp65.000 per orang.
“Kita kembali buka untuk melayani pengunjung,” ujar Sulhan, Jumat (4/7/2025).
Sebelumnya, bunbin tersebut sempat tutup satu hari lantaran terjadi dualisme pengelolaan.
Saat ini terdapat dua kubu dalam manajemen pengelolaan kebun binatang yang terletak di tengah Kota Bandung tersebut, yakni Yayasan Margasatwa Tamansari dan Taman Safari Indonesia (TSI).
Yayasan Margasatwa Tamansari sebelumnya merupakan pengelola kebun binatang. Namun dalam perjalanannya, terjadi sengketa lahan yang melibatkan Pemkot Bandung.
Pemkot Bandung menyatakan yayasan tersebut menunggak sebesar Rp17,1 miliar atas penyewaan lahan. Dalam kasus sengketa pengelolaan lahan ini, bahkan dua petinggi Yayasan Margasatwa Tamansari, menjadi tersangka dan ditahan polisi.
BACA JUGA :
KDM Tambah Kuota Bangku SMA/SMK Negeri
Lantaran terus kisruh, dengan persetujuan Pemkot Bandung Taman Safari Indonesia (TSI) pun mulai masuk ke dalam manajemen.
Akhirnya sejak tanggal 25 Maret 2025, Kebun Binatang Bandung dikelola oleh TSI. Namun manejemen lama menolak pengalihan ini sehingga terjadi kekisruhan internal.
Kekisruhan ini internal kabarnya turut memakan korban dengan matinya 7 satwa di kebun binatang tersebut. Diduga, satwa-satwa tersebut terlantar karena konflik manajemen.
Terkait konflik tersebut, Sulhan menyatakan, yayasan Margasatwa telah mengambil kembali hak pengelolaan.
“Jadi, Rabu malam lalu kami ambil alih. Nah, kemarin kami tutup dahulu karena melakukan beres-beres. Hari ini kami buka kembali karena kami harus melayani pengunjung atau masyarakat yang ingin berlibur,” ujarnya.
Sulhan mengaku pihaknya sudah menguasai kembali baik keuangan, tempat parkir, pintu masuk, pengelolaan satwa, sampai pakannya.
“Kemarin pihak mereka (manajemen baru) yang pegang keuangan dan pintu masuk termasuk sekuriti mereka yang pegang,” katanya.
Disinggung terkait antisipasi terjadi kembali konflik, Sulhan mengatakan akan tetap menjaga agar tak konflik lagi, dengan memberitahu seluruh karyawan untuk tak emosi apalagi sampai marah atau memukul juga merusak.

